Selasa, 30 November 2010

yang takkan terlupakan


Hari ini 30 November 2010. Hari terakhir LASASTRA 5 ke-10 yang dimulai sejak kemarin 29 November 2010. LASASTRA yang berakhir dengan sukses.

Namun bagi saya arti hari ini lebih dari itu. Hari ini juga merupakan hari terakhir saya sibuk mengurusi acara-acara seperti ini di SMA. Dimulai sejak saya mengikuti DIKSAR (Pendidikan Dasar) untuk menjadi WK-Gugus saat MOS. Lalu menjadi panitia LASASTRA 5 ke-9 menjadi PJ lapangan, merupakan pengalaman yang amat sangat berkesan. Menjadi pengurus OSIS dan otomatis saya turut serta menjadi panitia di setiap kegitan sekolah. Buat BUTA (Buku Tahunan), Shirah, Perpisahan, DIKSAR, MOS, UKPO, LDK. Ternyata mengikuti suatu organisasi memang membuat kecanduan. Saya senang bersosialisasi. Saya senang memiliki banyak kegiatan yang tidak membosankan. Saya senang mempunyai banyak teman dan membuat kenangan.

Saat tadi acara LASASTRA 5 ke-10 ditutup, tiba-tiba saja saya merasa sedih. Saya teringat saat-saat saya sibuk menjadi panitia, rapat-rapat, pulang sekolah sore-sore bahkan malam, ngumpul-ngumpul di RO walau hanya sekedar untuk duduk-duduk dan berbincang, dll. Kerja keras, kebersamaan yang terukir, waktu yang terlewati, canda-tawa, tangis, marah, kecewa. Semuanya menjadi kenangan dan pengalaman yang takkan terlupakan dan yang pasti akan sangat saya rindukan.

Love you all :)
OSIS Phoenix SMAN 5 Bogor, Panitia LASASTRA ke-9 dan ke-10, LVC, dll.

Jaka dan Gadis

Saya mendengar syair puisi ini pertama kalinya 30 November 2010 saat lomba musikalisasi puisi pada acara LASASTRA di SMAN 5, sekolah saya.
Memang saat itu saya mendengarnya bukan dalam bentuk puisi yang dibacakan namun dalam puisi yang dinyanyikan. Dan saya suka sekali pada liriknya atau syairnya yang sederhana namun dekat dengan kehidupan para remaja. Ya, selalu saja tentang cinta.

Jaka dan Gadis
karya Ajib Rosidi

Jaka menunggu di pintu
Gadis Cuma lalu

Jaka selalu rindu
Dan gadis bukannya tak tahu

Jaka hitung jerajak
Sang gadis enggan diajak

Jaka melupakan hayal-hayal begini
Gadis pura-pura merindukan mati

Jaka kini berhati pilu
Pada gadis yang tak mau tahu

Selasa, 16 November 2010

The Reason lyric


"The Reason"
hoobastank

I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you

I'm sorry that I hurt you
It's something I must live with everyday
And all the pain I put you through
I wish that I could take it all away
And be the one who catches all your tears
Thats why i need you to hear

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is You

and the reason is You [x3]

I'm not a perfect person
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you

I've found a reason to show
A side of me you didn't know
A reason for all that I do
And the reason is you

Senin, 01 November 2010

sepenggal puisi sapardi djoko darmono

Malam ini saya tengah duduk di depan komputer sambil googling mengenai perkembangan puisi di Indonesia. Ya, itu merupakan tugas Bahasa Indonesia yang harus segera saya selesaikan. Saya tengah mencari contoh puisi pada periode 1966-1970 atau yang dikenal dengan Angkatan '66 ketika saya menemukan sepenggal puisi karya Sapardi Djoko Darmono

NOKTURNO

kubiarkan cahaya bintang memilikimu
kubiarkan angin, yang pucat dan tak habis-habisnya
gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, menjemputmu –
entah kapan kau bisa kutangkap


Entah mengapa saya langsung menyukai puisis ini. Puisi ini begitu mengena, menggambarkan apa yang saya rasakan. Enthlah jika saya salah menafsirka puisi ini. Tapi yang jelas dalam penafsiran saya, puisi ini menggambarkan isi hati saya kepada 'dia' yang entah kapan bisa saya gapai.