Minggu, 05 Desember 2010

sertijab osis

Tanggal 2 Desember 2010, jabatan OSIS masa bhakti 2009/2010 resmi berakhir. Kini tanggungjawab itu pindah ke pundak OSIS masa bhakti 2010/2011. Semoga kalian bisa menjalankan semua tanggungjawab kalian dengan baik, dan lebih baik dari angkatan sebelum-sebelumnya :)


Sertijab diawali seperti biasa yaitu dengan upacara pelantikan OSIS baru. Lalu seperti biasa pula selesai upacara, setelah pemimpin upacara memberikan komando untuk balik kanan bubar jalan kami akan meneriakan "LIMA". Namun untuk kali ini hal itu lain dari biasanya. Saat Midun yang saat itu menjadi pemimpin membubarkan kami, kami semua meneriakan kata "LIMA" dengan sepenuh hati. Karena inilah saat terakhir kami melakukannya.
Setelah itu kami berbaris dihadapan OSIS baru dan saling memberi hormat. Lalu kami menyalami mereka satu persatu. Tangis tumpah ruah, haru tak dapat terelakan. Teringant semua waktu dan kebersamaan yang kita alami. Dan untuk terakhir kalinya pula, kami, OSIS PHOENIX melakuakn jargon. Kami berkumpil dan saling menumpik tangan kami. "PHOENIX!!!" teriak Azka dan Aji
"WE CAN"T BE MOVED BY ANYTHING" dan kami semua pun menyerukannya dengan lantang.
Dan setelah itu saatnya bersenang-senang. Cowo-cowo melakukan kegilaan. Lalu kami (OSIS lama dan OSIS baru) foto-foto bersama untuk kenang-kenangan. sungguh seru. Dan saya tidak akan pernah melupakan semua kenangan indah ini :)

Rabu, 01 Desember 2010

sebelum lengser

OSIS Phoenix, rapat, kumpul, jarkom, panitia, RO, ngegaje, becanda, Diksar, MOS, UKPO, LDK, La Sastra, Shirah, Class Meeting, Perpisahan, pulang sore bahkan malem, dispen, nangis, ketawa, marah, kecewa, BERSAMA :)

Kenangan yang tak akan terlupakan.
Aku sayang kalian semua !


Dan menjelang lengser atau sertijab status anak-anak pun berubah mellow :')



Dan masih banyak status yg lain. Yang tidak saya post disini karena hasilnya ngeblur dan malah tidak terbaca sama sekali.

Selasa, 30 November 2010

yang takkan terlupakan


Hari ini 30 November 2010. Hari terakhir LASASTRA 5 ke-10 yang dimulai sejak kemarin 29 November 2010. LASASTRA yang berakhir dengan sukses.

Namun bagi saya arti hari ini lebih dari itu. Hari ini juga merupakan hari terakhir saya sibuk mengurusi acara-acara seperti ini di SMA. Dimulai sejak saya mengikuti DIKSAR (Pendidikan Dasar) untuk menjadi WK-Gugus saat MOS. Lalu menjadi panitia LASASTRA 5 ke-9 menjadi PJ lapangan, merupakan pengalaman yang amat sangat berkesan. Menjadi pengurus OSIS dan otomatis saya turut serta menjadi panitia di setiap kegitan sekolah. Buat BUTA (Buku Tahunan), Shirah, Perpisahan, DIKSAR, MOS, UKPO, LDK. Ternyata mengikuti suatu organisasi memang membuat kecanduan. Saya senang bersosialisasi. Saya senang memiliki banyak kegiatan yang tidak membosankan. Saya senang mempunyai banyak teman dan membuat kenangan.

Saat tadi acara LASASTRA 5 ke-10 ditutup, tiba-tiba saja saya merasa sedih. Saya teringat saat-saat saya sibuk menjadi panitia, rapat-rapat, pulang sekolah sore-sore bahkan malam, ngumpul-ngumpul di RO walau hanya sekedar untuk duduk-duduk dan berbincang, dll. Kerja keras, kebersamaan yang terukir, waktu yang terlewati, canda-tawa, tangis, marah, kecewa. Semuanya menjadi kenangan dan pengalaman yang takkan terlupakan dan yang pasti akan sangat saya rindukan.

Love you all :)
OSIS Phoenix SMAN 5 Bogor, Panitia LASASTRA ke-9 dan ke-10, LVC, dll.

Jaka dan Gadis

Saya mendengar syair puisi ini pertama kalinya 30 November 2010 saat lomba musikalisasi puisi pada acara LASASTRA di SMAN 5, sekolah saya.
Memang saat itu saya mendengarnya bukan dalam bentuk puisi yang dibacakan namun dalam puisi yang dinyanyikan. Dan saya suka sekali pada liriknya atau syairnya yang sederhana namun dekat dengan kehidupan para remaja. Ya, selalu saja tentang cinta.

Jaka dan Gadis
karya Ajib Rosidi

Jaka menunggu di pintu
Gadis Cuma lalu

Jaka selalu rindu
Dan gadis bukannya tak tahu

Jaka hitung jerajak
Sang gadis enggan diajak

Jaka melupakan hayal-hayal begini
Gadis pura-pura merindukan mati

Jaka kini berhati pilu
Pada gadis yang tak mau tahu

Selasa, 16 November 2010

The Reason lyric


"The Reason"
hoobastank

I'm not a perfect person
There's many things I wish I didn't do
But I continue learning
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you

I'm sorry that I hurt you
It's something I must live with everyday
And all the pain I put you through
I wish that I could take it all away
And be the one who catches all your tears
Thats why i need you to hear

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is You

and the reason is You [x3]

I'm not a perfect person
I never meant to do those things to you
And so I have to say before I go
That I just want you to know

I've found a reason for me
To change who I used to be
A reason to start over new
and the reason is you

I've found a reason to show
A side of me you didn't know
A reason for all that I do
And the reason is you

Senin, 01 November 2010

sepenggal puisi sapardi djoko darmono

Malam ini saya tengah duduk di depan komputer sambil googling mengenai perkembangan puisi di Indonesia. Ya, itu merupakan tugas Bahasa Indonesia yang harus segera saya selesaikan. Saya tengah mencari contoh puisi pada periode 1966-1970 atau yang dikenal dengan Angkatan '66 ketika saya menemukan sepenggal puisi karya Sapardi Djoko Darmono

NOKTURNO

kubiarkan cahaya bintang memilikimu
kubiarkan angin, yang pucat dan tak habis-habisnya
gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, menjemputmu –
entah kapan kau bisa kutangkap


Entah mengapa saya langsung menyukai puisis ini. Puisi ini begitu mengena, menggambarkan apa yang saya rasakan. Enthlah jika saya salah menafsirka puisi ini. Tapi yang jelas dalam penafsiran saya, puisi ini menggambarkan isi hati saya kepada 'dia' yang entah kapan bisa saya gapai.

Kamis, 28 Oktober 2010

Sumpah Pemuda


SOEMPAH PEMOEDA
Pertama :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA

Kedua :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA, MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE, BANGSA INDONESIA

Ketiga :
- KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGJOENJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA INDONESIA

Djakarta, 28 Oktober 1928


Teks sumpah pemuda ini pertama kali dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928 di Jalan Kramat Raya no. 106 Jakarta Pusat, saat ini menjadi Museum Sumpah Pemuda.
Dan hari ini tepat 82 tahun sejak teks tersebut dibacakan.
Dan betapa mirisnya jika melihat keadaan negeri kita ini. Di mana dalam waktu beruntun bencana melanda negeri kita tercinta. Mulai dari banjir bandang, tsunami hingga gunung meletus. Bencana ini telah merenggut jutaan jiwa. Sungguh sedih rasanya melihat semua ini.
Tapi kita tidak boleh terpuruk bukan? Negeri ini harus bangkit. Pemuda negeri ini harus terus berjuang. Karena kita semua adalah harapan negeri ini.

Tiba-tiba saja sebuah pikiran terbersit dibenak saya. Apakah yang sudah saya berikan sebagai seorang pemuda untuk negeri ini? Dan saya mulai termenung. Merasa malu, karena rasanya saya belum bisa memberikan apa-apa. Tapi saya mau terus berjuang untuk negeri ini dan tentu saja berdoa untuk bangsa ini.

Selamat hari Sumpah Pemuda! Tunjukan semangat mudamu dan semoga negeri kita terus menjadi lebih baik lagi :)
Tuhan memberkati

Kamis, 30 September 2010

Hari Kesaktian Pancasila

A : seorang pelajar SMA
B : mama si A


Percakapan pun dimulai,
A : Ma, besok hari apa sih? kamis ya? .... eh, Jumat deng.
B : Iya, besok upacara.
A : Hah? upacara? emang besok Senin? bukan Jumat?

B : Kamu ini, masa ga tau! Apa sih yang dipelajarin di sekolah. Masa gitu ajah ga tau. Ga bener ini.
A : Besok, 1 Oktober kan ya? Hari apa emang? Hari pahlawan 10 November. Hari jadi pancasila 1 Juni.
B : Anak sekolah jaman sekarang. Masa ga tau. Kan ada di kalender. Ada hari anak sedunia, hari kesaktian pancasila, sumpah pemuda.
A : Oh hari kesaktian pancasila. Emang 1 Oktober yaaa?
Si anak pun segera berjalan ke arah komputer dan membuka situs pencarian yaitu 'google'. Lalu mengetik 'hari kesaktian pancasila' dan mengklik tombol search. Segera saja lah muncul berbagai artikel mengenai hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober.

Oke, sebenarnya hal diatas adalah pengalaman saya pribadi dan baru saja saya alami.
Mendengar perkataan mama saya, saya jadi tersadar. Saya ini seorang pelajar, tapi masa pengetahuan umum seperti ini saja saya tidak tahu. Apakah ini menunjukan bahwa jiwa nasionalis saya kurang? Sejujurnya saya miris menyadari semua ini.
Mungkin lupa akan hari besar nasional hanyalah contoh kecil dari kenyataan mulai terkikisnya rasa nasionalisme dan kepedulian akan bangsa pada diri para remaja/pelajar. Dan jujur saya merasa malu menyadari semua ini.Apakah teman-teman juga pernah mengalami atau merasakan hal ini? Mungkin ada yang pernah, dan mungkin juga tidak.
Bagi yang tidak, saya acungkan jempol. Bagi yang pernah, saya rasa kita harus lebih peduli lagi terhadap hari-hari besar nasional. Tapi ingat bukan hanya sekedar peduli dan tahu. Tapi kita juga harus bisa memaknainya. Semoga kita sebagai generasi penerus bangsa bisa melakukannya yaaaa :)

Dari artikel yang saya temukan di internet, saya menemukan penjelasan mengenai cikal bakal hari kesaktian pancasila.


1 Oktober di Indonesia diperingati sebagai hari kesaktian pancasila. Peringatan Kesaktian Pancasila ini berakar pada sebuah peristiwa tanggal 30 September 1965. Konon, ini adalah awal dari Gerakan 30 September (G30SPKI). Oleh pemerintah Indonesia, pemberontakan ini merupakan wujud usaha mengubah unsur Pancasila menjadi ideologi komunis.

Hari itu, enam orang Jendral dan berberapa orang lainnya dibunuh sebagai upaya kudeta. Namun konon berkat kesadaran untuk mempertahankan Pancasila maka upaya tersebut mengalami kegagalan.

Maka 30 September diperingati sebagai Hari Peringatan Gerakan 30 September dan tanggal 1 Oktober ditetapkan sebagai Hari Kesaktian Pancasila.

Jadi, penulis menyimpulkan bahwa kemunculan peringatan Kesaktian Pancasila disebabkan oleh gagalnya misi kaum Komunis mengganti dasar negara Indonesia. Karena kegagalan itulah selanjutnya Pancasila dianggap sakti, atau justru Pancasila kemudian dibikin sakral dan dianggap sakti.

(sumber : http://www.muslimdaily.net/jurnalis/4203/kesaktian-pancasilamakna-dan-simbologi-di-baliknya)

Senin, 13 September 2010

mereka sebut ini RINDU


"Aku tak bisa menemukanmu!" air mata gadis itu sudah merebak dipelupuk mata.
"Aku terus mencarimu, dalam hari-hari yang kulalui, dalam waktu yang terus bergulir.
"Aku terus mencarimu, dalam pagi yang baru hingga malam akhirnya menjelang.
"Aku terus mencarimu, dalam nyata dan mimpiku.
"Aku terus mencarimu, dalam tawa dan tangisku.
"Aku terus mencarimu, dalam sosok pria itu. Sosok yang sama, di mana dulu aku menemukanmu. Dalam sorot mata tajam yang dulu menatapku ketika kita bicara. Tapi kini sorot mata itu tak pernah lagi untukku.
"Aku terus mencari, menggali hingga ke dasar hatiku, sampai ke ujung lorong waktu masa lalu.
"Dan akhirnya ketika aku menemukanmu, kamu ada dalam kepingan kenangan. Ya, kepingan. Karena kenangan itu tak lagi utuh, dia telah hancur, terserak. Dan bersama rinduku yang tak mampu ku bendung, aku mengumpulkan keping demi keping kenangan yang pecah terhempas waktu dan entah apa lagi, aku tak mengerti. Menjadi satu kenangan utuh yang nyatanya tak mampu memuaskan dahagaku akan dirimu. Tapi justru malah membawa sang rindu lebih dalam merasukiku. Sang rindu yang selama ini susah payah aku usir dari hidupku setiap kali aku memikirkanmu, setiap kali aku menatap punggungmu yang menjauh, setiap kali aku bertemu kamu, yang bukan kamu.
"Aku terus mencarimu, tapi aku tak lagi menemukanmu.
"Kamu hilang, menyisakan rasa yang mereka sebut RINDU." dan kini air mata gadis itu benar-benar tumpah tak tertahan lagi. Karena semua telah berbeda, lelaki itu berubah. Tidak lagi seperti yang gadis itu kenal.

Minggu, 12 September 2010

Thunder lyric


T H U N D E R

boys like girls


Today is a winding road
That's taking me to places that I didn't want to go, whoa
Today in the blink of an eye
I'm holding on to something and I do not know why I tried


I tried to read between the lines
I tried to look in your eyes
I want a simple explanation; what I'm feeling inside
I gotta find a way out
Maybe there's a way out


Your voice was the soundtrack of my summer

Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder, and I said
Your eyes are the brightest of all the colors

I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder
So bring on the rain
And bring on the thunder


Today is a winding road
Tell me where to start and tell me something I don't know, whoa
Today I'm on my own
I cant move a muscle and I cant pick up the phone, I don't know


And now I'm itching for the tall grass
And longing for the breeze
I need to step outside, just to see if I can breathe
I gotta find a way out
Maybe there's a way out


Your voice was the soundtrack of my summer
Do you know youre unlike any other?
You'll always be my thunder, and I said
Your eyes are the brightest of all the colors
I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder
So bring on the rain
And bring on the thunder


Yeah I'm walking on a tightrope
I'm wrapped up in vines
I think Ill make it out but you just gotta give me time
Strike me down with lightning
Let me feel you in my veins
I wanna let you know how much I feel your pain


Today is a winding road
That's taking me to places that I didn't want to go, whoa


Your voice was the soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder, and I said
Your eyes are the brightest of all the colors
I don't wanna ever love another
You'll always be my thunder
So bring on the rain
And bring on the thunder


Your voice was the soundtrack of my summer
Do you know you're unlike any other?
You'll always be my thunder
So bring on the rain
Oh baby bring on the pain
And listen to the thunder

Senin, 06 September 2010

masa kecil

Tiba-tiba saja saya teringat tentang masa kecil saya. Tepatnya ketika saya masih tinggal di Indraprasta. Disana saya pernah mengikuti sebuah kegiatan yang bernama Rabu Gembira. Itu adalah kegiatan rohani, semacam persekutuan untuk anak-anak (kira-kira usia SD) yang tinggal diwilayah yang sama/berdekatan. Seperti namanya kegiatan ini diadakan setiap hari Rabu sore, saya lupa tepatnya pukul berapa. Tempatnya berpindah-pindah, bergantian dari rumah anak yang satu ke rumah anak yang lain. Kami bernyanyi, memuji Tuhan, mendengarkan Firman Tuhan, dan bermain bersama.

Saya lupa kapan saya mulai mengikuti kegiatan ini. Yang jelas ini sudah menjadi rutinitas dan kegembiraan bagi saya. Disini saya menemukan teman-teman bermain yang seiman, dimana kami bukan hanya bermain tapi juga mendapatkan pengenlan dan pengajaran tentang Firman Tuhan. Saya masih ingat beberapa anggota Rabu Gembira : ada saya, Flora dan adik saya, Sabrina. Lalu saya ingat Dennis anak laki-laki yang konyol dan usil, ada Gladys dan adiknya (saya lupa siapa namanya) yang rumahnya disebrang rumah Dennis. Ada Tabitha dan kakak-kakaknya kalau saya tidak salah ingat namanya Niko dan Yosi. Ada Berto dan Daniel, yang hingga saat ini masih sering saya lihat digereja. Ada Steven/Bontor teman satu sekolah saya saat SD dan adiknya Dorkas(yang sudah dipanggil oleh Tuhan) dan Janet. Ada Angel dan Keith mereka kakak beradik. Ada Gloria temannya Angel, yang sebenarnya tidak tinggal di daerah Indraprasta (kalau tidak salah sih rumahnya di Cimanggu) tapi bergabung bersama kami. Ada Ivan, anak lelaki yang kalau mau datang Rabu Gembira harus 'disamperin' dulu. Ada seorang anak perempuan yang saya ingat memiliki rambut keriting panjang yang suka dikuncir, berkulit hitam, tapi saya lupa siapa namanya. Olga salah satu teman SD sabrina juga pernah bergabung bersama kami. Dan entah siapa lagi, saya tak mampu mengingatnya.

Terlintas dibenak saya masa-masa kami melakukan berbagai kegiatan bersama. Ada natal bersama dimana kami memainkan drama, dan yang saya ingat dari drama ini Dennis menjadi Raja Herodes-nya. Paskah, kami mencari telur kertas yang disembunyikan di pohon (aneh memang). SIL atau Sekola Injil Liburan (10-16 Juli 2001) kegiatan yang diadakan entah oleh lembaga mana, untuk mengisi liburan dengan berbagai kegiatan rohani yang bermanfaat. Ada Pendalaman Alkitab, Lomba menggambar(saya juara 1 loh. hehe), Pertunjukan Drama tentang kisah-kisa di Alkitab, dan sebagainya. Atau sekedar bermain bersama dikala libur sekolah.

Saya berpikir sudah seperti apakah mereka semua sekarang? Sebagian besar dari kami sudah lost contact. Mungkin ada beberapa yang masih saya ketahui keberadaannya. Seperti Bontor, saya masih berkomunikasi dengannya lewat FB dan pernah juga bertemu di gereja. Tabitha yang saat ini bersekolah di SMAN 7. Olga yang bersekoalh di BM dan saya masih cukup sering berkomunikasi dengannya. Berto dan Daniel yang seperti saya katakan masih sering saya lihat digereja, tapi bahkan kami tak bertegur sapa. Bahkan saya juga pernah melihat Ivan di gereja. Bukan lagi sebagai bocah lelaki kecil ingusan tetapi dia sudah berubah. Menjadi lebih tinggi, dan sudah pasti terlihat lebih dewasa. Kami seperti orang yang saling tidak mengenal.

Apakah hal ini juga yang akan terjadi bila saya bertemu dengan teman-teman yang lain? Masihkah kami akan saling mengenali? Atau kah tidak, karena kita semua sudah terlalu lama tidak bertemu dan penampilan kami sudah berubah? Sudah berada dimanakah mereka semua? Apakah masih di Bogor? Apakah mereka juga masih mengingat kenangan ini atau bahkan telah melupakannya? Saya harap mereka masih mengingatnya. Adakah rasa rindu pada masa-masa kecil dulu, pada kawan-kawan lama? Oh entahlah. Begitu banyak pertanyaan, dan saya tak bisa menjawabnya.

Jujur saya masih mengingatnya (walaupun mungkin tidak sepenuhnya) dan saya merindukannya.

Hello childrenhood? How are you? :)

Apa yah yang akan terjadi bila akhirnya kita semua bertemu dan berkumpul kembali? Pasti seruuuuu deh! Semoga suatu hari kita bisa berjumpa lagi, wahai kawan-kawan kecilku :)

Senin, 30 Agustus 2010

Cinta Diam-Diam


Saya baru saja membaca sebuah buku karya Raditya Dika berjudul 'Marmut Merah Jambu'. Kalau boleh jujur ini pertama kalinya saya membaca buku karangan Raditya Dika hingga tuntas. Entah mengapa selama ini saya merasa kurang suka membaca buku-buka karyanya. Entah karena saya tidak suka genrenya, atau setiap saya ingin membaca bukunya bukanlah disaat yang tepat. Saya sendiri tidak tahu.

Saat mulai membaca buku 'Marmut Merah Jambu' ini pun awalnya saya merasa kurang sreg. Masa baru juga mulai sudah disugguhin kalimat yang kurang enak dibaca ya walaupun untuk konyol-konyolan. Namun semakin lama saya semakin terhanyut dalam komedi yang dirangkai oleh Raditya Dika. Walaupun tidak bisa saya pungkiri terkadang saya masih mengerutkan dahi, atau pun menyerengitkan hidung saat saya membaca gaya berkomedinya yang rada-rada cablak dan asalan. Setelah selesai membaca, paradigma saya tentang buku-buku Raditya Dika berubah. Tadinya saya pikir tulisannya hanya berisi komedi-komedi kosong yang tak bermakna, hanya sekedar lucu-lucuan saja. Namun ternyata saya menemukan hal lain.

Banyak hal. Namun kali ini saya akan mengulas salah-satu bab di buku ini yang berjudul 'orang yang jatuh cinta diam-diam'. Dalam bab ini saya menemukan sebuah kalimat yang dikutip Raditya Dika dari Oscar Wide :
seperti dua buah kapal yang berpapasan sewaktu badai, kita telah bersilang jalan satu sama lain; tapi kita tidak membuat sinyal, kita tidak mengucapkan sepatah kata pun, kita tidak punya apa pun untuk dikatakan.

Saya rasa kita semua pasti pernah merasakan yang namanya cinta diam-diam. Cinta yang dimulai dengan diam-diam, dijalani diam-diam dan diakhiri diam-diam pula.

Ketika kita jatuh cinta inginnya kita mengutarakan apa yang kita rasakan. Namun apa daya jika ternyata kita hanya bisa berdiam diri, mengagumi sosoknya yang mungkin keren, cool, athletis, tampan, sikapnya yang easygoing, atau bisa apa saja yang membuat kita tertarik padanya. Mengamatinya, memperhatikan setiap gerak tubuhnya, kebiasaannya. Memandanginya dari kejauhan. Melihatnya tertawa bersama teman-temannya yang tak jarang membuat bibir kita tanpa sadar tertarik keatas, tersenyum. Melihatnya bermain gitar, bermain basket, atau apapun yang membuat auranya terpancar dan membuat kita makin terpesona. Bahkan melihatnya bergandengan tangan dengan orang lain yang membuat hati kita teriris dan berharap bahwa orang lain yang berada disampingnya saat itu adalah kita. Memimpikan saat-saat indah yang akan kita lalui seandainya dia adalah pacar kita. Menatapinya, seakan hanya dialah sosok yang eksis di bumi ini, yang hanya kita lakukan dari tempat yang tersembunyi atau dari balik punggungnya. Kita berusaha berdiri diruang lingkup, dimana mata kita bisa terus menatapi sosoknya. Namun ketika dia berada didekat kita atau ketika mata kita beradu pandang dengannya, kita justru pura-pura cuek, seakan tidak terjadi apa-apa. Padahal di dalam hati kita bersorak-sorai, dag-dig-dug gak karuan.

Waktu terus berlalu, namun tak ada yang berubah. Kita tetaplah seorang secret admirer, yang jatuh cinta diam-diam. Sang pemimpi yang akhirnya harus bangun dari mimpi-mimpi indahnya, dan tersadar bahwa semua itu adalah semu. Keberanian untuk mengutarakan perasaan yang tak kunjung datang. hingga kita merasa lelah berharap. Bagi para wanita beda lagi persoalannya, mereka merasa tak mungkin mengutarakan perasaan terlebih dahulu karena hal itu tidaklah biasa. Maka wanita hanya bisa menunggu (apakah benar seperti ini?). Menunggu, menanti. sebuah penantian yang sia-sia karena pada akhirnya mereka harus menerima kenyataan pahit bahwa kita tak bisa menggapainya, menggapai cinta. Kita harus menerima bahwa terkadang kenyataan berbeda dengan apa yang kita inginkan. Terkadang yang kita inginkan bukanlah yang kita butuhkan. Dan sebenarnya, yang kita butuhkan hanyalah merelakan. Orang yang jatuh cinta diam-diam hanya bisa seperti yang selalu mereka lakukan, jatuh cinta sendirian. Ironis.

Cinta yang dimulai dengan diam-diam, dijalani diam-diam dan diakhiri diam-diam pula.

this is for you and about you ‘B’




Rabu, 25 Agustus 2010

Kau dan Aku


Mungkin kita berpijak pada bumi yang sama
Tapi sesungguhnya kita berada pada dunia yang berbeda

Kau
Aku
Mungkin terdiri dari huruf yang sama
Tapi berbeda susunannya
Maka seperti itulah kita

Aku takkan pernah mengharapkanmu untuk bersamaku
Aku tak mau memimpikanmu dalam tidurku
Karena aku terlalu takut untuk kehilanganmu

Masihkah ini disebut
CINTA ?

untuk ALPHA tersayang :)


2 tahun lebih bersama tak selalu bisa menghadirkan kebersamaan yang utuh.
Menjalani hari-hari bersama tak selalu bisa membuat kita bergandengan kuat.
Berbagi suka duka bersama tak cukup menghapuskan keegoisan diri ini.
Berusaha menghargai, berusaha memahami, berusaha menyayangi. Akankah cukup kuat membuat kita mampu menghadapi badai ini, wahai ALPHA-ku sayang?

Badai ini tak datang hanya sekali, dia telah datang berulang kali. Tapi entah mengapa kita selalu kesulitan melaluinya. Kita terjerumus lagi kedalam lubang yang sama. Apakah benar kita lebih bodoh dari keledai? Karena katanya keledai yang notabene binatang paling bodoh saja tidak akan pernah jatuh ke lubang yang sama.

Tidakkah kau merasa lelah kawan? Tidakkah terasa jengah? Mengapa jurang ini selalu tercipta? Mengapa tembok ini terlalu tinggi menjulang? Mengapa perbedaan selalu menjadi pemecah? Mengapa rasanya tak ada kata sepaham?

Kita telah cukup lama bersama, dan masih akan bersama untuk beberapa waktu kedepan. Masih banyak yang harus kita hadapi, lalui. Kita masih harus berjuang untuk hal yang sama, kawan. Masa depan kita. Bukankah akan lebih mudah jika kita melaluinya bersama-sama? Bukan hanya 'terlihat' bersama-sama. Tapi 'terasa' kebersamaannya. Bukankah semua akan terasa lebih ringan saat kita saling mendukung? Bukan seperti saat ini terasa saling menusuk.

Tak perlulah kita mencari pihak yang salah, tak perlulah kita saling menyalahkan. Biarkan kita saling berintropeksi, saling mentoleransi dan memahami. Buang saja semua kata-kata EGOISME itu. Tidakkah kau lelah ALPHA selalu ada dalam bayang-bayang perpecahan? Tidakkah kau rindukan kebersamaan? Suasana nyaman? Jujur aku MERINDUKANnya.

Rabu, 18 Agustus 2010

cerita malam


CERITA MALAM


malam selalu menjadi sahabat yang baik bagi kesendirian
malam selalu menjadi waktu yang baik bagi perenungan
dan malam selalu menjadi tempat bagi rasa lelah

malam ini ramai tapi aku merasa sepi
sendiri karena tak ada yang bisa mengerti

malam ini aku merenung
harus seperti apakah aku?

malam ini aku lelah
aku bosan dengan tekanan, aku muak

malam ini aku termenung,
aku menangis dan aku bertekad

aku lelah dengan semua tekanan ini
aku muak dengan semua cemooh itu
tapi aku tak mau menyerah
aku tak akan kalah
aku hanya akan berserah
pasrah

bantu aku Tuhan, biar tak ada lagi air mata yg menetes

malam selalu menjadi sahabat yang baik bagi kesendirian
malam selalu menjadi waktu yang baik bagi perenungan
dan malam selalu menjadi tempat bagi rasa lelah

hanya sampai pagi menjelang dengan jiwa petualang, dan semangat juang :)



Two Is Better Than One lyric


Two Is Better Than One
Boys Like Girls ft. Taylor Swift
I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought
"Hey, you know, this could be something"
'Cause everything you do and words you say
You know that it all takes my breath away
And now I'm left with nothing

So maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
There's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one

I remember every look upon your face
The way you roll your eyes
The way you taste
You make it hard for breathing
'Cause when I close my eyes and drift away
I think of you and everything's okay
I'm finally now believing

That maybe it's true
That I can't live without you
And maybe two is better than one
There's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking two is better than one


I remember what you wore on the first day
You came into my life and I thought, "Hey,"

Maybe it's true
That I can't live without you
Maybe two is better than one
There's so much time
To figure out the rest of my life
And you've already got me coming undone
And I'm thinking
I can't live without you
'Cause, baby, two is better than one
There's so much time
To figure out the rest of my life
But I'll figure it out
When all is said and done
Two is better than one
Two is better than one

Kamis, 22 Juli 2010

perubahan


Saya pernah membaca sebuah cerpen karya Sitta Karina yang isinya tentang persahabatan atau pertemanan. Didalam cerpen itu saya menemukan kata-kata ....

"the only constant thing in the world is change"

"... beberapa hal memang berubah dan tidak akan kembali seperti semula seiring menggelindingnya roda kehidupan ..."

Kedua kalimat ini mengingatkan saya pada keadaan saya dan teman-teman saya.
Dulu kami baik-baik saja. Sampai akhirnya masalah datang dan memporakporandakan persahabatan kami. Mungkin ini bukan masalah pertama yang melanda kami, tapi toh selama ini kami berhasil melaluinya. Tapi entah mengapa tidak untuk kali ini. Kini diantara kami ada tembok pemisah. Terlalu kuat untuk dihacurkan, terlalu tinggi untuk dipanjat. Maaf terucap, saling memaafkan dilakukan. Tapi entah mengapa semua tak bisa kembali seperti semula. Semua tak lagi sama, terasa berbeda. Dari luar kami terlihat baik-baik saja, tapi nyatanya?
Tak ada lagi berbagi cerita bersama, tak ada lagi tertawa bersama, tak ada lagi. Yang tersisa hanya kenangan yang dahulu. Kini 6 telah menjadi 5. Dan tak ada lagi yang bisa dilakukan untuk mengubah 5 menjadi 6. Dan ketika semua tak lagi sama, saya merasa tak terbiasa. Rindu yang dulu. Namun tak ada daya, selain menerima. I'll always miss that unforgetable moment guys :)

Rabu, 21 Juli 2010

perjalanan hidup


Hidup itu pilihan. Pasti kalimat itu tidak asing lagi di telinga kita.
Banyak hal yang kita lalui, kita alami, kita jalani. Hidup itu bagai sebuah perjalanan, dimana pada suatu titik tertentu kita dihadapkan pada berbagai pilihan, berbagai persimpangan. Dan mau tidak mau kita harus bisa menentukan jalan mana yang harus kita pilih. Karena kita harus tetap melanjutkan perjalanan hidup kita.
Tak jarang pilihan itu terlalu sulit bagi kita. Kita bimbang dan dilema dalam memilih. Ada perasaan takut, khawatir, dan ragu akan apa yang ingin kita pilih. Kita takut salah jalan, tersesat, kecewa dan menyesal. Kita menjadi tertekan karenanya. Kita harus memilih, tapi kita sulit memutuskan.
Kita bertanya pada banyak orang langkah apa yang harus kita ambil. Bagaimana kita harus bersikap. Apa yang hatus kita pilih. Berbagai nasihat dan saran muncul bertebaran. namun tetap saja kita yang harus memutuskan, memilih. Karena ini adalah hidup kita sendiri, bukan orang lain.
Satu hal yang akhirnya harus kita sadari. Ketika kita bimbang, gelisah, dilema, takut, khawatir, maka serahkan semuanya pada Tuhan. Karena dia tahu apa yang terbaik buat kita, karena setiap rancanagnnya, setiap karya tangannya selalu indah pada waktunya.

Minggu, 11 Juli 2010

inginku


memikirkanmu
mencarimu disekitarku
mengharapkanmu
melihatmu
memandangmu
merindukanmu

selalu berakhir seperti ini

ingin juga aku bersamamu
ingin juga kau memandangku
ingin juga kau menganggapku
ingin juga kau merindukanku

inginku kau menginginkanku


11 juni 2010 21.20

I.M.U (I Miss U) lyric


I MISS YOU
ten 2 five

There are times in my life
When I feel so much love inside
Taking over my mind

Every day every night
I wonder when you come around
Wish I can hold you tight
In my arms forever
will you let me be the one in your heart

Reff:
And I really miss you so bad
And I really miss you so
And I really miss you so bad
And I really miss you so

Baby, your sweet smile
You’re lovely person …
It takes my breath away

Every day every night
I wonder when you come around
Wish I can hold you tight
In my arms forever
will you let me be the one

repeat reff

I miss U

Rabu, 07 Juli 2010

sekedar menyapa


Malam semakin larut, namun tak mengurungkan niat saya yang memang sudah sejak lama ingin membuat blog ini untuk segera direalisasikan.
Kata-kata tak akan pernah cukup untuk mempresentasikan rasa, cita, dan asa. Namun saya harap apa yang saya tulis disini mampu menyampaikan itu semua, walau mungkin tak seluruhnya. Karena saya percaya apa yang ditulis dari hati akan sampai juga pada hati.
Mungkin blog ini bukanlah blog istimewa yang berisikan tulisan-tulisan indah nan mengagumkan. Namun saya harap tulisan-tulisan picisan dan klise ini dapat anda nikmati.
Selamat membaca.
Saya dengan terbuka menerima semua kritik dan saran :)
"angin tak akan pernah berhenti bercerita"