Selasa, 30 November 2010

Jaka dan Gadis

Saya mendengar syair puisi ini pertama kalinya 30 November 2010 saat lomba musikalisasi puisi pada acara LASASTRA di SMAN 5, sekolah saya.
Memang saat itu saya mendengarnya bukan dalam bentuk puisi yang dibacakan namun dalam puisi yang dinyanyikan. Dan saya suka sekali pada liriknya atau syairnya yang sederhana namun dekat dengan kehidupan para remaja. Ya, selalu saja tentang cinta.

Jaka dan Gadis
karya Ajib Rosidi

Jaka menunggu di pintu
Gadis Cuma lalu

Jaka selalu rindu
Dan gadis bukannya tak tahu

Jaka hitung jerajak
Sang gadis enggan diajak

Jaka melupakan hayal-hayal begini
Gadis pura-pura merindukan mati

Jaka kini berhati pilu
Pada gadis yang tak mau tahu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar