Saya mendengar syair puisi ini pertama kalinya 30 November 2010 saat lomba musikalisasi puisi pada acara LASASTRA di SMAN 5, sekolah saya.
Memang saat itu saya mendengarnya bukan dalam bentuk puisi yang dibacakan namun dalam puisi yang dinyanyikan. Dan saya suka sekali pada liriknya atau syairnya yang sederhana namun dekat dengan kehidupan para remaja. Ya, selalu saja tentang cinta.
Memang saat itu saya mendengarnya bukan dalam bentuk puisi yang dibacakan namun dalam puisi yang dinyanyikan. Dan saya suka sekali pada liriknya atau syairnya yang sederhana namun dekat dengan kehidupan para remaja. Ya, selalu saja tentang cinta.
Jaka dan Gadis
karya Ajib Rosidi
Jaka menunggu di pintu
Gadis Cuma lalu
Jaka selalu rindu
Dan gadis bukannya tak tahu
Jaka hitung jerajak
Sang gadis enggan diajak
Jaka melupakan hayal-hayal begini
Gadis pura-pura merindukan mati
Jaka kini berhati pilu
Pada gadis yang tak mau tahu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar